musuh dari masa lalu
oleh
yudi ariadi
Semua berawal dari sini, saat pertama kali aku menginjakkan kaki di tanah ini.
awalnya ku fikir semua akan baik, menyenangkan, dan aku bisa melupakan kenangan indah bersamanya. ternyata tidak! ketika aku memutuskan untuk menjalani kehidupan baru. banyak hal yang harusku relakan, hidup tak semudah yang ku bayangkan..banyak hal yang tak bisa ku lakukan tanpa mereka (ortu). namun aku tetap bersyukur ketiadaan mereka membuatku lambat laun terbiasa, aku seolah telah menjadi orang yang lebih dewasa. semua masalah kini coba ku selesaikan sendiri.
Kerinduan terkadang menjadi sebuah musuh yang setiap waktu membunuh keinginanku untuk belajar, tak ada nafsu untuk belajar, ketika aku mulai mengingat masa lalu disanalah aku mulai terpuruk. cinta seolah membuatku lemah, dimanakah cinta yang dulu menguatkanku, cinta seolah api yang mulai membakar semangat ku, bukan semakin terpacu, tapi malah membuatku semakin frustasi, ya disilah aku melihat kekuranganku. Aku terlalu lemah tentang asmara, aku bukan ahli dalam bermain cinta, namun setidaknya aku pernah merasa mencintai dan di cintai oleh banyak orang, awal cinta yang bisa ku rasakan adalah ketika berjumpa denganmu, ya disini aku mulai benar-benar mengenal yang namanya C I N T A . dia mengubah hidupku, banyak hal yang mulai berani ku lakukan sendiri, semua terispirasi dari dia. bahkan tak jarang aku sampai melakukan hal bodoh yang mungkin jika di fikir secara logis aku tidak akan mau melakukannya.
Dari sini aku menemukan sebuah pelajaran berharga ternyata dari sana aku mulai di ajarkan untuk menjai pribadi yang dewasa, berani mengambil keputusan sendiri dan resikonya. terlepas dari hal ini ternyata selain memberikan pelajaran CINTA juga memberikanku PR yang sampai saat ini belum bisa ku selsaikan, aku masih mecari berbagai rumus jitu untuk menciptakan sebuah alat yang bisa membuat orang hilang ingatan, haha.. jangan terlalu serius... :) aku hanya mencoba mencari cara bagaimana supaya aku bisa melupakannya, banyak hal sudah ku lakukan termasuk dengan menjalin asmara dengan banyak perempuan lain, namun tak kusangka ternyata memang sulit melepaskan diri dari mu, kau terlalu jauh masuk dalam kehidupanku,...
kasihmu yang dulu bagai emas berubah menjadi racun seiring dengan kepergianmu, kau menyisakan luka yang dalam di tubuh ini, sulit bagiku untuk mencari penawarnya...racun yang kau titipan untukku hampir membunuh semua sel-sel kehidupanku, aku sekarang bagai tubuh yang di tinggal pergi oleh jiwanya. aku terpuruk dan terkapar penuh luka. aku tak habis fikir padahal dulu awalnya tidak ada niat serius denganmu, cuman sebatas mencari kesenangan semata, ternyata aku salah dan aku tak sadar diam-diam kau mulai mengambil alih fungsi otak sadarku, hingga sampai saat ini memory ku masih terisi kenangan-kenangan tentagmu...aku masih mencoba untuk tegar, menyajikan senyuman di tiap pagi, namun tak banyak yang tau kalau hatiku sedang menagis, :( andaikan hati ini mampu bersuara mungkin teriakannya bisa sampai separuh bumi,
ya kaulah yangku sebut sebagai musuh dari masa lalu, orang yang membuatku terpuruk, mematikan gairah hidupku,
to be continue . . .
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus